Humbang Hasundutan, radarbaru.com – Tim Dosen dan Mahasiswa melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Lumban Tonga-tonga Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan, Sabtu (29/8).
Kegiatan pengabdian masyarakat kali ini diberikan untuk memberdayakan Usaha peternak agar memiliki efisiensi produksi pakan sehingga dapat menekan biaya operasional dan meningkatkan pendapatan ekonomi peternak tersebut.
Pada kegiatan kali ini, peternak diberikan bantuan unit teknologi tepat guna serta pelatihan pengolahan pakan ternak mandiri melalui mesin jagung.
Kegiatan ini berawal dari survei yang dilakukan tim saat mendatangi pemukiman peternak di Desa Lumban Tonga-tonga. Melalui wawancara, diketahui peternak mengalami kesulitan untuk mengembangkan usaha peternakannya karena terkendala tingginya harga pakan komersial pabrikan serta keterbatasan alat untuk mengolah jagung hasil panen lokal. Peternak hanya mampu menumbuk jagung secara manual dengan kapasitas yang sangat kecil, sehingga sebagian besar hasil panen terpaksa dijual murah ke tengkulak sementara kebutuhan pakan ternak tetap bergantung pada pakan komersial yang mahal.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai oleh DIPA Politeknik Negeri Medan tahun 2026, Tim memberikan peralatan produksi berupa 1 unit Mesin Penggiling Jagung (Hammer Mill) berkapasitas kurang lebih 100 kg/jam.
Setelah pelaksanaan kegiatan, perwakilan Kelompok Peternak menyampaikan terima kasih atas kepedulian tim PKM terhadap wirausaha peternakan di desa mereka. Setelah memperoleh bantuan dan pelatihan, proses pembuatan pakan ternak menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Kini peternak mampu menekan biaya pengadaan pakan harian memiliki peluang besar untuk meningkatkan margin keuntungan usaha peternakannya.
Tim PKM menyampaikan agar kiranya bantuan yang diberikan bermanfaat untuk mengembangkan usaha. “Di masa mendatang, kami akan senantiasa terus berkontribusi membangun masyarakat Sumatra Utara menjadi semakin mandiri melalui berbagai segi keilmuan dan penerapan teknologi tepat guna yang kami miliki,” katanya.
“Sebagai akademisi, kami akan senantiasa berusaha membantu masyarakat dengan hadir dan mendengarkan permasalahan yang dihadapi masyarakat, bersinergi membantu dengan mengaplikasikan ilmu untuk masyarakat sebagai bentuk pengabdian nyata,” pungkasnya.







