Bantul, radarbaru.com – Kegiatan Srawung Camp sukses diselenggarakan di Joglo Jatining Jiwa, Dusun Semampir, Panjangrejo, Pundong, Bantul. Acara ini merupakan hasil kerjasama antara Direktorat Riset dan Pengabdian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan Sanggar Anak Tumbuh Yogyakarta, berlangsung selama dua hari satu malam dengan konsep camping yang penuh kebersamaan.
Sebanyak 28 peserta dari berbagai sekolah turut ambil bagian, di antaranya SMKN 1 Pundong, SMAN 1 Pundong, SMA Bumi Cendekia, SMK Muhammadiyah 1 Bantul, SMAN 1 Kretek, SMPN 1 Pundong, MTsN 5 Bantul, serta Pondok Salman Alfarisi Karanganyar. Kegiatan ini juga didukung oleh fasilitator dari HIMA PAI UMY.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Yayasan Sanggar Anak Tumbuh, Bapak Fitroh Dwi Nugroho, S.Pd.Si., M.Pd, yang menyampaikan terima kasih atas dukungan UMY serta memberikan semangat kepada seluruh peserta. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Anisa Dwi Makruf, S.Pd.I, M.Pd.I yang menekankan pentingnya pengembangan potensi diri dan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi inspiratif, di antaranya:
- Unlock Your Potential oleh Ibu Anisa Dwi Makruf, S.Pd.I,M.Pd.I
- Speak Up, Stay Kind oleh Ust. Mahfud Khoirul Amin, S.IP., M.A
Selain sesi materi, suasana kebersamaan semakin terasa pada malam hari dengan kegiatan api unggun dan bakar jagung bersama. Momen ini menjadi simbol kehangatan, persaudaraan, dan semangat kolaborasi antar peserta.
Salah satu peserta, Abiyan dari SMK Muhammadiyah 1 Bantul, menyampaikan kesannya: “Saya sangat senang bisa ikut Srawung Camp. Selain menambah teman dari sekolah lain, saya juga mendapat banyak ilmu tentang bagaimana mengenali potensi diri dan berani menyampaikan pendapat. Kegiatan ini membuat saya lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus berbuat baik.”
Founder Sanggar Anak Tumbuh, Kak Atina Rizanatul Fahriyah, S.Pd.Si., M.Pd, juga memberikan pesan penuh makna: “Srawung Camp adalah ruang belajar bersama. Kami ingin anak-anak muda merasakan bahwa kebersamaan, keberanian, dan kepedulian adalah bekal penting untuk masa depan. Semoga pengalaman ini menjadi titik awal lahirnya generasi yang lebih tangguh dan berdaya.”
Srawung Camp bukan sekadar kegiatan camping, melainkan wadah untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kepedulian sosial, serta memperkuat nilai kebersamaan di kalangan generasi muda.
Srawung Camp 2026 diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu mempertemukan ide, kreativitas, dan semangat anak-anak muda untuk membangun masa depan yang lebih baik.




