Radar Baru, Surabaya – Tim P2KBK (Pusat Pengembangan Kesejahteraan dan Bimbingan Konseling) memberikan pembekalan kepada sivitas akademika Fakultas Arsitektur dan Desain di UPN “Veteran” Jawa Timur melalui kegiatan bertema pencegahan dan penanganan kekerasan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan. Dalam suasana yang interaktif, peserta diajak untuk memahami pentingnya peran individu maupun institusi dalam membangun budaya saling menghargai. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam menjaga kesejahteraan psikologis seluruh sivitas akademika. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi dan sesi tanya jawab.

Dalam sesi materi, Tim P2KBK memaparkan berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan kampus, mulai dari kekerasan verbal, psikologis, hingga kekerasan berbasis gender. Peserta juga diberikan pemahaman terkait mekanisme pelaporan serta prosedur penanganan kasus yang tepat dan berkeadilan. Tidak hanya itu, materi bimbingan konseling turut disampaikan sebagai upaya preventif dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa. Peserta dibekali keterampilan dasar untuk mengenali tanda-tanda tekanan psikologis serta cara memberikan dukungan kepada sesama. Dengan pendekatan ini, diharapkan tercipta sistem dukungan yang kuat di lingkungan Fakultas Arsitektur dan Desain.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 3 (Good Health and Well-being) dan tujuan 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions). Edukasi mengenai pencegahan kekerasan dan penguatan layanan konseling merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat secara mental dan sosial. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung terciptanya institusi yang berintegritas, adil, dan aman bagi seluruh pihak. Peran perguruan tinggi dalam mendukung SDGs menjadi semakin nyata melalui kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung pada masyarakat kampus. Hal ini menegaskan bahwa kampus tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial.

Dari sisi kelembagaan, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) baik di tingkat fakultas maupun universitas. Keterlibatan aktif mahasiswa dan dosen dalam kegiatan ini mencerminkan implementasi IKU 2 (mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus) dan IKU 3 (dosen berkegiatan di luar kampus atau berkolaborasi lintas unit). Selain itu, kontribusi nyata kegiatan ini dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan sehat juga relevan dengan IKU 5, yaitu pemanfaatan hasil kerja dosen dan institusi oleh masyarakat. Sinergi antara Tim P2KBK dan Fakultas Arsitektur dan Desain UPN “Veteran” Jawa Timur menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berorientasi pada nilai kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya pencegahan kekerasan semakin meningkat dan mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus. Fakultas Arsitektur dan Desain UPN “Veteran” Jawa Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang mendukung terciptanya kampus yang aman, nyaman, dan inklusif. Ke depan, kolaborasi lintas unit diharapkan semakin diperkuat untuk memperluas dampak positif bagi seluruh civitas akademika. Dengan demikian, kampus tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang yang aman untuk tumbuh dan berkembang.

 

(Putri Dwi Aprilia Nur Khasanah).