Guminingrejo, radarbaru.com — Yayasan Niko Cahaya Abadi resmi meluncurkan kanal WhatsApp Call Center sebagai layanan komunikasi resmi bagi masyarakat, mitra, dan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan yayasan tersebut. Langkah ini menjadikan Yayasan Niko Cahaya Abadi sebagai SPPG swasta pertama yang memiliki layanan Call Center resmi sebagai bagian dari komitmen transparansi dan pelayanan publik.

Wujud Komitmen Pelayanan yang Responsif

Inisiatif peluncuran kanal WhatsApp Call Center ini merupakan salah satu wujud nyata gagasan dan kebijakan Ketua Umum Yayasan Niko Cahaya Abadi, Eky Haneko S, CHRMP., CCLA, yang dikenal sebagai Ketua Umum Yayasan termuda di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Yayasan Niko Cahaya Abadi terus mendorong berbagai terobosan dalam tata kelola program, termasuk penguatan komunikasi dan transparansi layanan kepada penerima manfaat sebagai bagian dari komitmen menjalankan program MBG secara profesional dan akuntabel.

“Kami ingin membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk menghadirkan inovasi dan tata kelola yang lebih baik dalam pelaksanaan program MBG. Kanal Call Center ini adalah salah satu bentuk komitmen kami agar setiap suara penerima manfaat benar-benar didengar dan ditindaklanjuti,” ujar Eky Haneko S, CHRMP., CCLA, Ketua Umum Yayasan Niko Cahaya Abadi.

Kanal ini secara khusus ditujukan bagi penerima manfaat program MBG, yaitu kelompok B3 (Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui) serta pihak sekolah, agar dapat menyampaikan pertanyaan, aduan, maupun masukan terkait pendistribusian paket makanan secara langsung, cepat, dan mudah hanya melalui aplikasi WhatsApp yang telah familiar digunakan sehari-hari.

“Kami menyadari bahwa aduan dari penerima manfaat bukanlah semata-mata keluhan, melainkan bahan evaluasi yang sangat berharga bagi perbaikan program. Setiap masukan yang masuk melalui Call Center ini akan menjadi cerminan langsung dari kondisi di lapangan, yang akan kami tindak lanjuti demi penyempurnaan kualitas layanan,” ujar Ketua Umum Yayasan Niko Cahaya Abadi.

Kehadiran kanal ini juga merupakan bagian dari perbaikan sistem yang disusun berdasarkan evaluasi gap kebijakan yang selama ini ditemukan di lapangan, agar setiap celah dalam tata kelola program dapat teridentifikasi lebih dini dan segera ditindaklanjuti secara terstruktur.

Pendekatan ini menegaskan bahwa kehadiran penerima manfaat bukan hanya sebagai objek program, melainkan mitra aktif yang turut mengawal keberhasilan pelaksanaan MBG di lapangan.

Fitur Layanan Call Center

Kanal WhatsApp Call Center ini dirancang untuk mempermudah proses pendataan dan penanganan aduan dengan mekanisme yang terstruktur, di antaranya:

  • Identifikasi data penerima manfaat (nama, kategori B3/Sekolah, wilayah, dan usia)
  • Respons otomatis (auto-reply) sebagai panduan awal bagi masyarakat yang menghubungi
  • Tindak lanjut oleh tim internal pada jam kerja yang telah ditentukan

Sistem ini diharapkan mampu mempercepat proses identifikasi masalah di lapangan, termasuk yang berkaitan dengan tata kelola distribusi, kualitas makanan, maupun hal-hal teknis lain yang memerlukan perhatian segera.

Menjadi Standar Baru bagi SPPG Swasta

Dengan diluncurkannya layanan ini, Yayasan Niko Cahaya Abadi berharap dapat menjadi contoh dan mendorong SPPG-SPPG swasta lainnya untuk turut menghadirkan kanal komunikasi resmi yang serupa. Langkah ini dinilai penting mengingat program MBG merupakan program strategis nasional yang menyentuh langsung kesejahteraan gizi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui di seluruh Indonesia.

Inisiatif ini juga sejalan dengan semangat mendukung penuh keberhasilan program Makan Bergizi Gratis yang digagas Pemerintah, dengan menempatkan suara penerima manfaat sebagai salah satu indikator utama evaluasi keberhasilan program — memastikan setiap proses distribusi berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan tetap menjaga kualitas gizi bagi para penerima manfaat.

Cara Menghubungi Call Center

Masyarakat maupun mitra yang ingin menyampaikan pertanyaan atau aduan terkait program MBG di wilayah kerja Yayasan Niko Cahaya Abadi kini dapat menghubungi kanal WhatsApp Call Center resmi yang telah disediakan, dengan mengikuti format pesan yang telah ditentukan agar proses penanganan dapat berjalan lebih cepat dan tepat.