Jakarta, radarbaru.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, akhirnya angkat bicara mengenai lagu viral “MBG Mas Bahlil Ganteng” yang belakangan ramai berseliweran di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok.
Lagu yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) tersebut sukses menarik perhatian jutaan pengguna internet. Bahkan, lagu itu juga sampai ke telinga Bahlil sendiri.
Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Instagram milik Raffi Ahmad, Bahlil mengaku penasaran dengan sosok di balik lagu yang viral tersebut. Ia bahkan menyatakan keinginannya untuk bertemu langsung dengan pembuat lagu itu.
Menurut Bahlil, apabila sang kreator berkenan, dirinya ingin mengundang untuk berbincang santai sekaligus makan bersama.
“Kalau yang bersangkutan berkenan, saya akan mengundang untuk berbincang-bincang sekaligus makan. Karena penasaran juga saya,” ujar Bahlil.
Ia mengaku lagu tersebut begitu populer hingga terus terdengar hampir setiap hari. Bahkan, saat menjalankan ibadah sekalipun, lagu tersebut masih sering muncul dan didengarnya dari berbagai sumber.
Bahlil juga bercerita bahwa lagu viral itu sampai menjadi bahan candaan di lingkungan keluarganya. Anak-anaknya bahkan kerap menertawakannya karena lagu tersebut.
“Saya lagi ibadah tapi setiap pagi dengar lagu ini. Anak saya saja ketawain saya,” katanya sambil tersenyum.
Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng Viral hingga Puluhan Juta Penayangan
Popularitas lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” memang terbilang luar biasa. Salah satu video yang menggunakan lagu tersebut dipopulerkan oleh influencer media sosial Sania Leonardo melalui akun TikTok @panggilakubambang.
Video tersebut berhasil meraih lebih dari 55 juta penayangan dan jutaan tanda suka, menjadikannya salah satu konten viral terbesar di TikTok Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan penelusuran sejumlah pengguna media sosial, lagu tersebut dibuat menggunakan teknologi AI dengan memanfaatkan berbagai komentar netizen yang kemudian dirangkai menjadi lirik lagu.
Akun TikTok @VOKALIS_NETIZEN disebut-sebut sebagai pihak yang pertama kali mempopulerkan konsep lagu tersebut. Akun itu memang dikenal sering membuat lagu berbasis AI dengan mengambil inspirasi dari komentar warganet yang sedang viral.
Pada akhir April 2026, akun tersebut mengunggah kumpulan komentar netizen mengenai Bahlil yang kemudian diolah menjadi lirik lagu. Salah satu potongan lirik yang ramai diperbincangkan adalah kalimat, “Kanda suka Dinda punya gaya,” yang meniru ucapan Bahlil dalam sebuah kesempatan.
Video lagu yang diunggah akun tersebut juga meraih perhatian besar dengan puluhan juta tayangan dan lebih dari satu juta likes.
Dalam kesempatan yang sama, Raffi Ahmad mengungkapkan bahwa kontennya bersama Bahlil juga ikut terdongkrak karena viralnya lagu tersebut.
Menurut Raffi, unggahan video yang menampilkan dirinya bersama Bahlil mampu meraih sekitar 12 juta penayangan. Banyak netizen yang mengirimkan pesan dan meminta dirinya menanyakan langsung kepada Bahlil terkait tanggapannya terhadap lagu viral tersebut.
Raffi mengaku penasaran karena hampir seluruh kolom komentar dan pesan pribadi yang diterimanya berisi pertanyaan mengenai respons Bahlil terhadap lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng”.
Bahlil Apresiasi Kreativitas Anak Muda
Meski menjadi bahan candaan di media sosial, Bahlil mengaku tidak mempermasalahkan kemunculan lagu tersebut. Sebaliknya, ia justru mengapresiasi kreativitas anak-anak muda yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan karya yang menghibur masyarakat.
Namun demikian, Bahlil mengingatkan agar kebebasan berekspresi di media sosial tetap dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak menyinggung isu-isu sensitif.
Menurutnya, kreativitas harus tetap berada dalam koridor yang positif dan tidak mengandung unsur yang dapat memicu perpecahan.
“Saya menghargai kreativitas teman-teman, anak muda sekarang. Tetapi kalau boleh, media sosial digunakan secara terukur. Jangan sampai masuk ke ranah SARA,” ujarnya.
Bahlil menilai kreativitas masyarakat perlu dihargai selama dilakukan dengan cara yang baik dan tidak melanggar norma maupun aturan yang berlaku.
Lebih lanjut, Bahlil mengaku memahami bahwa menjadi pejabat publik berarti harus siap menerima berbagai respons dari masyarakat, termasuk candaan maupun kritik yang beredar di media sosial.
Menurutnya, selama dilakukan dengan cara yang sehat dan tidak merugikan pihak lain, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi di era digital.
“Ya, risiko jadi pejabat publik harus menerima semuanya,” kata Bahlil.
Pernyataan tersebut pun mendapat respons positif dari banyak netizen yang menilai sikap Bahlil cukup santai dalam menghadapi fenomena viral yang menyeret namanya.
Sementara itu, lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” hingga kini masih terus digunakan dalam berbagai konten TikTok dan media sosial lainnya, membuat popularitasnya belum menunjukkan tanda-tanda mereda.




