Demak, radarbaru.com – Kelompok KKN MIT UIN Walisongo Posko 106 menggelar aksi donor darah di Balai Desa Wonosalam, Minggu (23/8/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Demak dan mendapat antusiasme dari masyarakat Desa Wonosalam.
Aksi donor darah merupakan salah satu program kerja bidang kesehatan yang dilaksanakan Kelompok KKN MIT UIN Walisongo Posko 106 selama menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Wonosalam.
Kegiatan tersebut melibatkan petugas donor darah PMI Kabupaten Demak serta dihadiri Kepala Desa Wonosalam. Sejak kegiatan dimulai, masyarakat tampak berdatangan untuk mendaftarkan diri sebagai peserta donor darah.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 40 orang. Namun, tidak seluruh peserta dapat melanjutkan proses donor setelah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas PMI.
Sebagian peserta diketahui memiliki tekanan darah yang tidak memenuhi batas persyaratan untuk melakukan donor darah sehingga harus mengurungkan niatnya untuk mendonor. Selain itu, terdapat pula peserta yang datang ketika waktu pelayanan donor telah berlangsung sehingga tidak dapat mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan dan pengambilan darah.
Kegiatan donor darah tersebut juga berlangsung bersamaan dengan rangkaian kegiatan olahraga desa dalam rangka perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kondisi tersebut membuat sebagian warga yang hadir sebelumnya mengikuti aktivitas olahraga sebelum datang ke lokasi donor.
Meski demikian, hasil pemeriksaan kesehatan setiap peserta tetap menjadi dasar bagi petugas PMI dalam menentukan kelayakan seseorang untuk melakukan donor darah. Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan kemudian dapat melanjutkan ke tahap pengambilan darah.
Koordinator kegiatan, Mochammad Kurniawan Syah, mengatakan aksi donor darah tersebut merupakan bagian dari upaya Kelompok KKN MIT UIN Walisongo Posko 106 untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin program kerja KKN tidak hanya menjadi kegiatan internal mahasiswa, tetapi juga bisa memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat. Donor darah ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang dapat dilakukan bersama-sama,” ujar Mochammad Kurniawan Syah.
Ketua Kelompok KKN MIT UIN Walisongo Posko 106, Ahmad Zaki Maulvi, mengatakan tingginya jumlah masyarakat yang datang menunjukkan adanya kepedulian terhadap kegiatan sosial dan kesehatan.
“Antusiasme masyarakat menjadi hal yang sangat positif bagi kami. Meskipun tidak semua peserta dapat melakukan donor karena hasil pemeriksaan kesehatan, kehadiran mereka menunjukkan adanya kepedulian untuk ikut berkontribusi membantu sesama,” kata Ahmad Zaki Maulvi.
Salah satu pendonor, Firman Sandy Dermawan, turut mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang dapat dilakukan untuk membantu orang lain.
“Donor darah menurut saya merupakan kegiatan sederhana, tetapi manfaatnya bisa dirasakan oleh orang lain yang membutuhkan. Karena itu, ketika ada kesempatan untuk donor, saya tertarik untuk ikut berpartisipasi,” ujar Firman Sandy Dermawan.
Pelaksanaan donor darah di Balai Desa Wonosalam menjadi bagian dari rangkaian program kerja bidang kesehatan KKN MIT UIN Walisongo Posko 106. Kegiatan tersebut sekaligus mempertemukan mahasiswa KKN, pemerintah desa, PMI Demak, dan masyarakat dalam sebuah kegiatan sosial yang berlangsung di tengah rangkaian perayaan Agustusan Desa Wonosalam.
Melalui kegiatan tersebut, Kelompok KKN MIT UIN Walisongo Posko 106 berharap kegiatan sosial dan kesehatan serupa dapat terus mendapat partisipasi masyarakat serta menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di Desa Wonosalam.









