Surabaya, Radarbaru.com – Kelompok KKN B3 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Tahun 2026 yang dikelola oleh Dosen Pembina Lapangan (DPL) Dr. Dana Aditya SE., MBA, memfokuskan kegiatan KKN di RT 02/RW 02, Kelurahan Sukomanunggal, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya berkontribusi pada pengembangan Kampung Pro Iklim melalui edukasi dan aksi nyata untuk lingkungan sehat. Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan program dari Kementrian Lingkungan Hidup yang bertumpu pada empat pilar utama yang saling melengkapi dalam membangun wilayah tangguh iklim.

Pilar Adaptasi berfokus pada peningkatan ketahanan warga menghadapi dampak perubahan iklim melalui penanganan banjir, kekeringan, dan ketahanan pangan pekarangan. Pilar Mitigasi mendorong aksi nyata pengurangan emisi gas rumah kaca lewat pengelolaan sampah 3R, penghijauan, serta efisiensi energi. Pilar Penguatan Kelembagaan memastikan keberlanjutan gerakan melalui pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) dan aturan lokal warga. Sementara itu, pilar Kemitraan dan Partisipasi menjalin kolaborasi dengan pihak luar seperti akademisi, pemerintah, dan sektor swasta demi memperluas dampak serta menjaga keberlangsungan program secara swadaya.

Program ini bertujuan mewujudkan komunitas yang tangguh menghadapi perubahan iklim (climate-resilient) sekaligus berbudaya rendah emisi karbon melalui integrasi pola hidup sehat, pengelolaan lingkungan mandiri, dan penguatan ketahanan pangan keluarga berbasis pekarangan. Meski demikian, jalan menuju Kampung ProIklim yang ideal masih dihadapkan pada sejumlah kesenjangan (gap) di lapangan. Saat ini, literasi iklim masyarakat umumnya masih rendah karena isu lingkungan kerap dianggap abstrak.

Akibatnya, praktik pengelolaan sampah mandiri dan sanitasi belum berjalan optimal—seperti kebiasaan membuang atau membakar sampah yang justru memicu emisi dan masalah kesehatan. Selain itu, pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan belum tergarap maksimal, serta aksi-aksi lingkungan yang ada masih bersifat insidental karena belum ditopang oleh kelembagaan lokal atau Kelompok Kerja (Pokja) ProIklim yang terorganisir dan berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026-07-21 at 21.11.13
Foto Mengajar di SDN 1 Sukomanunggal Surabaya. (Foto: Dok/Ist).

Kelompok KKN B3 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Tahun 2026 mengadakan kegiatannya yang berpusat di Gedung Serbaguna Kelurahan Sukomanunggal. Diketahui bahwa warga RT 02/RW 02 sudah terbiasa untuk menerima mahasiswa KKN, hal ini menunjukkan kemampuan masyarakat bisa menjalin kolaborasi dengan pihak luar agar program berlanjut. Kolaborasi sangat penting tidak hanya bagi akademisi namun juga bagi masyarakat untuk memastikan bahwa program Kampung Iklim akan memiliki keberlanjutan.

Berdasarkan hal tersebut maka Kelompok KKN B3 melakukan kegiatan General Check Up (GCU), pembuatan wadah takakura, mengajar tentang pengelolaan sampah ke SDN 1 Sukomanunggal dan senam bersama warga. Tujuan dari kegiatan-kegiatan tersebut adalah mengajak warga sekitar untuk lebih bahagia dan semangat dalam melaksanakan program Kampung Pro Iklim, karena masyarakat diharuskan mengikuti dan melengkapi banyak kriteria data untuk menjadi Kampung Pro Iklim.

Melalui pendekatan pemberdayaan berbasis edukasi dan aksi nyata, merupakan bagian dari pilar mitigasi Kampung Pro Iklim. Dengan mentransformasi pengetahuan menjadi gerakan bersama—mulai dari pemilahan sampah 3R, pembuatan biopori, hingga pembentukan Pokja ProIklim—masyarakat tidak hanya sekadar beradaptasi dan memitigasi dampak iklim, tetapi juga aktif menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan mandiri demi keberlanjutan masa depan bersama.