Jakarta, radarbaru.com – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari universitas Mercubuana terdiri dari dosen dan mahasiswi, melakukan kegiatan pelatihan untuk memberikan edukasi kepada karyawan produksi di PT. AICA INDRIA mengenai konsep continuous improvement melalui metode Kaizen. Metode ini menekankan perbaikan kecil yang dilakukan secara terus-menerus dengan melibatkan seluruh elemen organisasi. Dosen Mercu Buana yang diketuai Ibu Novera Elisa Triana,ST.,MT Sakti Aji Lesmana,ST.MMSi dan Melani Aprianti S.Psi, M.Psi sebagai anggota PKM ini melakukan pelatihan Penerapan Kaizen Melalui Identifikasi Dan Eliminasi Waste di departemen proses produksi.

Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan pendampingan kepada karyawan dalam memahami konsep Kaizen sebagai budaya perbaikan berkelanjutan melalui identifikasi berbagai jenis pemborosan (waste) yang terjadi pada proses produksi serta penyusunan langkah-langkah eliminasi yang tepat. Melalui pelatihan, observasi lapangan, dan diskusi bersama, peserta level supervisor keatas diharapkan mampu menerapkan prinsip Lean Manufacturing secara berkelanjutan sehingga tercipta proses produksi yang lebih efektif, efisien, dan bernilai tambah bagi perusahaan.

Menurut pak Alvino Rizaldy,ST selaku senior manager saat ini, “Proses produksi lem Fox dipabrik kami memiliki proses yang kompleks mulai dari pencampuran bahan baku, pemanasan, pengemasan, hingga distribusi. Dalam proses tersebut seringkali ditemukan berbagai aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah  atau dikenal dengan istilah waste, “ujar Pak Alvino.

Dalam pelatihan ini konsep pemborosan dapat dijelaskan dalam pendekatan Lean Manufacturing, yang mengidentifikasi tujuh jenis pemborosan (seven wastes), yaitu overproduction, waiting, transportation, overprocessing, inventory, motion, dan defects. Pelatihan ini juga dilakukan pendekatan yang mempunyai target untuk mendorong keterlibatan karyawan produksi dalam menemukan solusi praktis terhadap permasalahan di lantai produksi.

Selama kegiatan berlangsung, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Mercu Buana memberikan pelatihan interaktif kepada karyawan departemen Proses Produksi PT. AICA Indria mengenai penerapan Kaizen sebagai budaya perbaikan berkelanjutan. Pelatihan disampaikan melalui pemaparan materi, diskusi, studi kasus, dan praktik identifikasi pemborosan (waste) yang terjadi pada proses produksi.

Peserta dijelaskan bagaimana cara identifikasi jenis waste, menganalisis penyebabnya, serta menyusun usulan tindakan perbaikan yang dapat diterapkan di lingkungan kerja. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi diskusi dan penyampaian ide-ide perbaikan yang berpotensi meningkatkan efisiensi proses produksi serta kualitas hasil kerja.

Kegiatan pelatihan karyawan produksi PT. Aica Indria
Kegiatan pelatihan karyawan produksi PT. Aica Indria. (Foto: Dok/Ist).

Melalui kegiatan pelatihan ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mercu Buana berharap penerapan Kaizen dapat menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten di Departemen Proses Produksi PT. AICA Indria. Dengan kemampuan karyawan dalam mengidentifikasi dan mengeliminasi waste secara berkelanjutan, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas kinerja karyawan, serta kualitas produk.

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Universitas Mercu Buana dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi dengan dunia industri untuk memberikan solusi yang aplikatif dan berdampak nyata bagi peningkatan daya saing perusahaan.