Depok, radarbaru.com – Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang berhasil mengembangkan Sistem Manajemen Aset dan Inventory Berbasis Web sebagai bagian dari kegiatan Kerja Praktik (KP) di Raffi Autocare. Sistem ini dirancang untuk membantu bengkel dalam mengelola aset, peralatan kerja, dan persediaan sparepart secara lebih efektif, terstruktur, dan terintegrasi antar cabang.
Tim Kerja Praktik terdiri dari Ahmad Reza Fahlevi, Alfian Julianto, dan Reyvaldy Anugrah Declano Hasibuan. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membantu menyelesaikan permasalahan operasional di dunia industri.
Raffi Autocare merupakan bengkel otomotif yang bergerak di bidang jasa perawatan dan perbaikan kendaraan roda empat dengan beberapa cabang operasional di wilayah Depok dan sekitarnya. Seiring dengan perkembangan usaha, pengelolaan aset dan inventory menjadi semakin kompleks karena melibatkan berbagai alat kerja, perlengkapan operasional, serta sparepart yang tersebar di beberapa lokasi.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan selama kegiatan Kerja Praktik, ditemukan bahwa proses pencatatan aset dan inventory masih menghadapi sejumlah kendala. Data aset belum terdokumentasi secara terpusat, monitoring kondisi aset masih dilakukan secara manual, serta informasi ketersediaan sparepart antar cabang belum dapat dipantau secara optimal dan real-time. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan ketidaksesuaian data, keterlambatan pengadaan barang, serta kurang optimalnya proses pengawasan operasional.

Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang merancang dan mengembangkan Sistem Manajemen Aset dan Inventory Berbasis Web yang mampu mengintegrasikan pengelolaan aset dan sparepart dalam satu platform terpusat. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pencatatan aset, monitoring kondisi alat, pengelolaan stok sparepart, pencatatan barang masuk dan keluar, serta pemantauan distribusi sparepart antar cabang secara lebih mudah dan efisien.
Selain itu, sistem yang dikembangkan juga menyediakan fitur monitoring data secara real-time sehingga informasi mengenai kondisi aset dan ketersediaan sparepart dapat diketahui dengan lebih cepat dan akurat. Melalui sistem ini, pihak manajemen dapat memperoleh laporan yang lebih terstruktur untuk mendukung proses evaluasi dan pengambilan keputusan operasional.
Dalam proses pengembangannya, tim menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Sistem dibangun dengan memanfaatkan teknologi web dan basis data terpusat untuk mendukung integrasi informasi antar cabang serta meningkatkan aksesibilitas pengguna dalam mengelola data operasional bengkel.

Perwakilan tim mahasiswa menyampaikan bahwa pengembangan sistem dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata yang ditemukan selama proses observasi di lapangan. Dengan demikian, fitur-fitur yang dibangun dapat memberikan solusi yang relevan terhadap permasalahan yang dihadapi oleh bengkel dalam pengelolaan aset dan inventory.
“Kegiatan Kerja Praktik ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam lingkungan kerja nyata. Kami berharap sistem yang dikembangkan dapat membantu Raffi Autocare meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat pengawasan aset, serta mendukung pengelolaan inventory yang lebih modern dan terintegrasi,” ujar tim mahasiswa Universitas Pamulang.
Melalui kegiatan Kerja Praktik ini, Universitas Pamulang terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan solusi teknologi yang inovatif, aplikatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia usaha maupun industri. Implementasi Sistem Manajemen Aset dan Inventory Berbasis Web di Raffi Autocare diharapkan menjadi langkah positif dalam mendukung transformasi digital sektor jasa otomotif serta meningkatkan kualitas pengelolaan operasional bengkel di masa mendatang.



