Lombok Barat, radarbaru.com — Ibu-ibu wirausaha di Dusun Brembeng, Desa Karang Bayan, Kabupaten Lombok Barat, mendapat pendampingan literasi keuangan dan manajemen risiko untuk membantu mereka mengelola usaha sekaligus menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Kegiatan ini mengajak peserta berlatih mencatat transaksi, menghitung biaya usaha, dan mengenali risiko yang mereka hadapi sehari-hari.

Sebagian peserta berdagang hasil pertanian, sementara yang lain memproduksi makanan olahan. Kedua jenis usaha tersebut menghadapi tantangan yang berbeda. Harga bahan baku dan hasil pertanian dapat berubah, stok makanan olahan memiliki batas daya simpan, dan jumlah pembeli tidak selalu sama. Bila uang usaha bercampur dengan kebutuhan rumah tangga, pelaku usaha juga lebih sulit mengetahui hasil penjualannya secara tepat.

Dalam pendampingan, peserta diajak membahas kasus berdasarkan pengalaman usaha mereka, lalu berlatih mencatat pemasukan dan pengeluaran. Pencatatan sederhana membantu pedagang memperhitungkan biaya pembelian, pengangkutan, serta barang yang rusak atau menyusut sebelum menentukan keuntungan. Bagi pembuat makanan olahan, perhitungan bahan, kemasan, dan biaya produksi menjadi dasar untuk menetapkan harga jual.

Peserta juga dikenalkan pada pencatatan transaksi melalui ponsel serta penggunaan layanan pembayaran digital. Alat tersebut dapat membantu mereka menelusuri arus kas, tetapi manfaatnya bergantung pada kebiasaan mencatat setiap transaksi dan memisahkan uang usaha dari uang rumah tangga.

Selain mengelola uang, peserta diajak mengenali kemungkinan gangguan usaha. Beberapa langkah yang dibahas ialah menyiapkan dana cadangan, mencari lebih dari satu pemasok, dan menyesuaikan persediaan bahan dengan kebutuhan. Langkah ini penting terutama ketika harga berubah atau bahan makanan berisiko tidak terjual sebelum rusak.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan ibu-ibu dalam mengambil keputusan usaha berdasarkan catatan dan perhitungan. Dengan mengetahui biaya serta risiko yang dihadapi, mereka diharapkan dapat menjaga kelangsungan usaha dan membuat keuangan keluarga lebih siap menghadapi pengeluaran tak terduga.

* Oleh: Animah, Saipul Arni Muhsyaf, Biana Adha Inapty, dan Nur Indah Haazimah Afilah