Samarinda, radarbaru.com – Borneo FC Samarinda kembali menambah kekuatan asingnya dengan mendatangkan bek asal Jepang, Rei Okada, untuk menghadapi padatnya agenda kompetisi musim 2026/2027.
Rei Okada resmi bergabung dengan Pesut Etam pada Senin (7/9/2026). Pemain berusia 24 tahun itu sebelumnya tercatat memperkuat Austria Klagenfurt di kompetisi kasta ketiga Austria.
Kedatangan Okada membuat Borneo FC kini memiliki 14 pemain asing. Namun, tidak seluruhnya akan digunakan untuk kompetisi domestik.
Okada diproyeksikan memperkuat Borneo FC di kompetisi internasional, terutama ASEAN Club Championship (ACC) dan AFC Challenge League (ACGL).
Kebijakan tersebut berkaitan dengan regulasi kompetisi. Berbeda dengan Super League yang memiliki batasan dalam pendaftaran pemain asing, ACC dan AFC Challenge League tidak menerapkan pembatasan serupa.
Sebelum Okada datang, Borneo FC sudah memiliki 13 legiun asing. Sebanyak 11 pemain masuk dalam daftar untuk berlaga di Super League.
Sementara itu, Okada bersama Van Basty Sousa dan Moussa Diarra disiapkan khusus untuk pertandingan di level internasional.
Langkah tersebut menunjukkan keseriusan Borneo FC dalam menghadapi kompetisi Asia. Manajemen klub ingin memiliki kedalaman skuad yang memadai untuk menjalani beberapa ajang sekaligus.
Presiden Borneo FC, Nabil Husein, sebelumnya menegaskan bahwa klub tidak akan membeda-bedakan kompetisi yang diikuti musim ini.
Bagi manajemen, setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama Samarinda dan Indonesia di pentas Asia.
Borneo FC juga belum menutup kemungkinan menambah pemain baru. Manajemen masih berusaha memperkuat skuad agar tim mampu menjaga performa ketika harus menjalani jadwal kompetisi yang padat.
Kehadiran Rei Okada pun menjadi tambahan menarik bagi lini pertahanan Pesut Etam. Pengalamannya bermain di Eropa diharapkan dapat memberikan opsi baru bagi tim saat tampil di kompetisi internasional.
Dengan komposisi pemain asing yang semakin lengkap, Borneo FC kini bersiap menghadapi tantangan lebih besar. Pesut Etam berambisi tampil kompetitif dan melangkah sejauh mungkin di level Asia.
Bagi Borneo FC, partisipasi di kompetisi internasional bukan sekadar agenda tambahan. Ajang tersebut menjadi kesempatan untuk mengangkat nama klub, Samarinda, sekaligus Indonesia di panggung regional.









