radarbaru.com – Perubahan bentuk yield curve kerap menimbulkan dislocation di pasar Obligasi FR karena pergerakan imbal hasil tiap tenor tidak selalu selaras. Saat kurva mengalami perubahan, harga pada beberapa Obligasi bisa terlihat lebih menarik dibandingkan yang lain. 

Situasi ini membuka peluang untuk melakukan tenor positioning secara lebih selektif. Duration adjustment pun menjadi penting agar sensitivitas portofolio tetap terjaga. Lantas, bagaimana cara mengetahui hal ini secara mendalam? Simak informasi yang akan dijelaskan di sini!

Memahami Bentuk Yield Curve dan Implikasinya bagi Investor

Bentuk yield curve mencerminkan arah ekspektasi pasar terhadap suku bunga dan kondisi ekonomi. Kurva yang menanjak biasanya muncul saat pertumbuhan membaik dan tekanan inflasi meningkat. Sebaliknya, kurva yang mendatar atau terbalik sering menjadi sinyal dari perlambatan. 

Bagi Anda sebagai investor Obligasi, perubahan ini berpengaruh langsung pada harga dan potensi imbal hasil. Pemilihan tenor dan pengelolaan durasi menjadi kunci agar portofolio tetap selaras dengan siklus suku bunga. 

Peran Obligasi FR dalam Menavigasi Yield Curve

Dalam dinamika pasar yang terus berubah, Obligasi FR memiliki peran penting dalam membantu investor menavigasi pergerakan yield curve. Instrumen ini diterbitkan pemerintah dengan kupon tetap dan pilihan tenor yang beragam. 

Variasi tersebut memberi ruang untuk mengatur posisi di titik kurva yang dinilai paling menarik. Saat kurva menanjak, strategi dapat diarahkan pada tenor menengah atau panjang untuk mendapat potensi imbal hasil lebih tinggi. 

Ketika kurva mendatar atau berbalik, penyesuaian tenor bisa dilakukan untuk menjaga stabilitas nilai portofolio. Likuiditas Obligasi FR yang relatif baik juga memudahkan rotasi antar seri tanpa kesulitan tertentu. 

Dengan kata lain, instrumen ini bukan sekadar sumber kupon tetapi juga alat efektif untuk mengoptimalkan peluang di setiap fase pergerakan yield curve.

Strategi Fixed Income Menggunakan Obligasi FR di Berbagai Fase Yield Curve

Berbagai fase yield curve bukan ancaman. Anda bisa menentukan strategi dengan langkah berikut:

1. Laddering Strategy

Dalam strategi fixed income, pendekatan yang sering digunakan adalah laddering strategy. Konsep ini membagi penempatan dana ke beberapa tenor yang berbeda secara bertahap. Dengan cara tersebut, risiko terkonsentrasi pada satu jenis jatuh tempo dapat dihindari. 

Saat kurva menanjak, porsi tenor panjang memberi peluang imbal hasil lebih tinggi. Ketika kurva mendatar atau menurun, instrumen yang segera jatuh tempo menyediakan likuiditas untuk reinvestasi pada tingkat kupon yang lebih menarik. 

Strategi ini tentu membantu menjaga keseimbangan antara pendapatan rutin dan fleksibilitas menghadapi perubahan suku bunga. Laddering juga membuat durasi portofolio lebih stabil!

2. Barbell Strategy

Saat Anda mengelola fixed income, pendekatan seperti barbell strategy juga penting. Strategi ini menempatkan dana pada dua ujung tenor, yaitu jangka pendek dan jangka panjang tanpa banyak eksposur di tenor menengah. 

Tujuannya untuk menjaga fleksibilitas sekaligus memanfaatkan potensi imbal hasil yang lebih tinggi. Saat kurva menanjak, porsi jangka panjang dapat memberikan tambahan yield. 

Di sisi lain, instrumen jangka pendek memberi ruang likuiditas untuk penyesuaian cepat ketika arah suku bunga berubah. Kombinasi ini memang membantu menyeimbangkan risiko durasi dan peluang capital gain. 

3. Bullet Strategy

Navigating The Yield Curve melalui Obligasi FR dalam Strategi Fixed Income
Ilustrasi. Foto: Pexels

Selanjutnya, ada juga bullet strategy yang jarang diketahui. Strategi ini menempatkan sebagian besar investasi pada satu tenor tertentu, sehingga eksposur portofolio terfokus pada titik kurva yang dianggap paling menarik. 

Ketika kurva menanjak, penempatan pada tenor panjang memungkinkan Anda memiliki potensi imbal hasil yang lebih tinggi. Sebaliknya, jika kurva mendatar atau menurun, fokuslah pada tenor tertentu sehingga bisa mengetahui risiko perubahan harga Obligasi.

4. Active Management

Pendekatan active management juga efektif untuk menyesuaikan portofolio dengan dinamika yield curve. Strategi ini menuntut pemantauan terus-menerus terhadap pergerakan suku bunga dan kondisi pasar agar posisi tenor dan durasi dapat direncanakan secara tepat. 

Saat kurva menanjak, Anda dapat menambah eksposur pada tenor tertentu untuk memaksimalkan imbal hasil, sementara saat kurva mendatar atau menurun, portofolio dapat diubah untuk mengurangi risiko penurunan harga. 

Setiap strategi di atas bisa digunakan dalam kondisi berbeda. Anda perlu memantau yield dan kondisi pasar untuk merancang strategi.

Menavigasi Risiko dan Peluang dalam Fluktuasi Yield Curve

Menavigasi risiko dan peluang dalam fluktuasi yield curve memerlukan pemahaman yang mendalam terhadap hubungan antara suku bunga, tenor, dan harga obligasi. Anda perlu memantau perubahan bentuk kurva secara berkala, karena steepening, flattening, atau inversi dapat mempengaruhi nilai 

Salah satu langkah penting adalah menyesuaikan durasi portofolio untuk mengelola sensitivitas terhadap perubahan suku bunga. Selain itu, pemilihan tenor yang tepat memungkinkan Anda menangkap peluang capital gain ketika kurva bergerak tidak seimbang. Diversifikasi antar tenor juga membantu menyebarkan risiko dan menjaga likuiditas untuk reinvestasi.

Investasi Obligasi Bersama Perbankan Prioritas DBS Treasures

Obligasi FR memang berperan dan memiliki pergerakan kurva dengan arti tersendiri. Kita perlu memahaminya untuk menentukan strategi dan langkah saat kondisi pasar berubah. Tenang, Anda bisa mengandalkan investasi Obligasi bersama perbankan prioritas DBS Treasures!

Anda akan mendapatkan kupon regular secara berkala. Kupon yang diberikan kompetitif serta lebih tinggi dari rata-rata bunga Deposito berjangka. Transaksi juga bisa dilakukan 24/7 lewat Aplikasi DBS digibank. Tentu saja, beberapa jenis Obligasi bisa dijual kapanpun dan memiliki potensi capital gain.

Anda juga bisa merasakan kemudahan registrasi SID (Single Investor Identification), proses beli, jual, dan switching mudah lewat Aplikasi DBS digibank!

Kesempatan untuk didukung analisis pasar terkurasi dari tim ahli finansial yang akan mengomunikasikannva. Dapatkan peluang terkini yang sudah disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan portfolio Anda, dimotori Artificial Intelligence/Machine Learning (AI-ML). Insight tersebut dilengkapi solusi terkurasi terkait investasi (Grow) dan asuransi (Protect), sehingga Anda dapat cepat dan yakin berinvestasi melalui media sesuai preferensi.

Menavigasi yield curve membutuhkan pendekatan yang lebih dari sekadar membaca arah suku bunga. Dengan memanfaatkan Obligasi FR secara strategis, Anda dapat membangun portofolio fixed income yang lebih responsif terhadap dinamika pasar!