Jakarta, radarbaru.com — Tokoh nasional dan pengusaha senior Indonesia, Hashim S. Djojohadikusumo, menyampaikan dukungan terhadap visi dan langkah Anak Muda Amankan Nusantara (AMAN) di bawah kepemimpinan James Karnadi, dalam mendorong keterlibatan generasi muda dan diaspora Indonesia sebagai bagian dari kekuatan strategis pembangunan bangsa.

Dukungan tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap arah perjuangan AMAN dalam membangun wadah yang mempertemukan generasi muda Indonesia, diaspora, profesional, pengusaha, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk berkontribusi terhadap kepentingan nasional Indonesia.

Di bawah kepemimpinan James Karnadi, AMAN berkembang sebagai think tank berbasis generasi muda dan diaspora Indonesia, dengan fokus pada penguatan jejaring global Indonesia, diplomasi ekonomi, dialog kebijakan, pengembangan kepemimpinan muda, serta kolaborasi strategis antara Indonesia dengan komunitas internasional.

Hashim menilai keterlibatan generasi muda menjadi semakin penting di tengah perubahan geopolitik, ekonomi, teknologi, dan lingkungan global yang berlangsung cepat. Indonesia membutuhkan generasi baru yang tidak hanya memiliki perspektif nasional, tetapi juga mampu membangun jejaring dan membawa kepentingan Indonesia dalam percaturan global.

Dukungan Hashim terhadap AMAN sekaligus menjadi kepercayaan terhadap kepemimpinan James dalam membangun organisasi yang mampu menjembatani energi generasi muda dengan pengalaman para tokoh senior bangsa.

Menurut James, kekuatan generasi muda Indonesia harus dibangun melalui kolaborasi lintas generasi. Pengalaman dan kebijaksanaan para senior perlu dipertemukan dengan keberanian, kreativitas, teknologi, dan jaringan internasional yang dimiliki generasi baru.

AMAN juga memandang diaspora Indonesia sebagai salah satu aset strategis bangsa. Jutaan warga dan komunitas Indonesia yang tersebar di berbagai negara memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan bagi investasi, teknologi, pengetahuan, perdagangan, serta hubungan people-to-people antara Indonesia dan dunia.

Karena itu, AMAN mendorong agar diaspora tidak hanya dipandang sebagai masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri, tetapi sebagai bagian integral dari kekuatan nasional Indonesia.

Kiprah Hashim Djojohadikusumo selama puluhan tahun dalam dunia usaha, pembangunan nasional, filantropi, serta konservasi lingkungan turut memberikan perspektif lintas generasi bagi perjalanan AMAN. Dukungan tersebut memperkuat semangat AMAN untuk membangun kolaborasi antara pengalaman generasi senior dengan gagasan dan energi generasi muda.

Ke depan, AMAN akan terus memperluas jejaring dan kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat sipil, komunitas diaspora, serta mitra internasional untuk membuka semakin banyak ruang bagi generasi muda Indonesia dalam pembangunan nasional dan diplomasi global.

Dukungan Hashim Djojohadikusumo menjadi momentum penting bagi AMAN untuk semakin memperkuat institusi dan memperluas kontribusinya sebagai wadah pemikiran serta jejaring generasi muda Indonesia.

Bagi AMAN, regenerasi bukan sekadar pergantian generasi, melainkan kesinambungan pengabdian kepada bangsa.

Dengan semangat tersebut, AMAN membawa satu pesan: generasi muda Indonesia bukan hanya pewaris masa depan bangsa, tetapi bagian dari kekuatan yang membentuk masa depan Indonesia hari ini.