Jakarta, radarbaru.com – Nama Destry Damayanti menjadi perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkannya sebagai satu-satunya calon Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR RI. Destry akan menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di parlemen.
Saat ini, Destry menjabat sebagai pejabat sementara (Pjs) Gubernur BI setelah menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari posisi tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa surat presiden (surpres) mengenai usulan Gubernur BI telah disampaikan kepada pimpinan DPR RI. Surat tersebut diterima, di antaranya, oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
“Namanya tunggal, satu nama, yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai pejabat gubernur sementara,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8).
Destry Damayanti Sudah Lama Berkarier di Sektor Keuangan
Destry bukan nama baru dalam sektor ekonomi dan keuangan Indonesia. Sebelum menjadi calon tunggal Gubernur BI, ia telah menempuh perjalanan karier lebih dari dua dekade di bidang ekonomi, kebijakan makroekonomi, pasar keuangan, hingga perbankan.
Ia juga telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019. Pengalaman panjang tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya sebelum dipercaya menduduki posisi strategis di bank sentral.
Dalam perjalanan kariernya, Destry pernah berkecimpung di sektor pemerintahan, akademik, swasta, hingga lembaga yang berkaitan dengan stabilitas sistem keuangan.
Pendidikan Destry Damayanti
Destry merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Setelah menyelesaikan pendidikan di UI, ia melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Destry memperoleh gelar Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, New York.
Latar belakang pendidikan ekonomi tersebut kemudian menjadi salah satu bekal dalam perjalanan kariernya di bidang kebijakan ekonomi dan keuangan.
Awal Karier hingga Menjadi Ekonom
Karier profesional Destry dimulai sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada periode 2000-2003.
Setelah itu, ia kembali ke lingkungan akademik. Pada 2005-2006, Destry beraktivitas sebagai peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Perjalanannya kemudian berlanjut ke sektor swasta. Destry dipercaya menjadi Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011.
Setelah itu, ia menduduki posisi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015. Pengalaman tersebut membuatnya semakin dekat dengan dinamika sektor keuangan dan perbankan nasional.
Pernah Memimpin Satgas Ekonomi Kementerian BUMN
Di luar sektor perbankan dan pasar keuangan, Destry juga pernah mendapat kepercayaan di lingkungan pemerintahan.
Pada periode 2014-2015, ia dipercaya memimpin Satuan Tugas Ekonomi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Posisi tersebut menambah pengalaman Destry dalam menangani berbagai persoalan ekonomi di lingkungan pemerintahan.
Pengalaman di LPS
Sebelum masuk lebih jauh ke bank sentral, Destry juga memiliki pengalaman dalam pengawasan sistem keuangan.
Ia menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada periode 2015-2019.
Selama berada di LPS, Destry terlibat dalam upaya penguatan stabilitas sistem keuangan serta pengembangan kebijakan yang berkaitan dengan penjaminan simpanan.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya sebelum kemudian masuk ke jajaran pimpinan Bank Indonesia.
Perjalanan Destry di Bank Indonesia
Karier Destry di Bank Indonesia dimulai ketika Presiden menetapkannya sebagai Deputi Gubernur Senior BI melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 untuk masa jabatan 2019-2024.
Setelah periode tersebut berakhir, Destry kembali dipercaya menduduki posisi Deputi Gubernur Senior BI mulai Mei 2024.
Kini, perjalanan kariernya di bank sentral memasuki babak baru setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkan namanya sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia kepada DPR RI.
Jika proses pencalonan berjalan sesuai tahapan, Destry akan mengikuti fit and proper test sebelum DPR memberikan keputusan terkait usulan tersebut.
Pengalaman panjang di sektor ekonomi, pasar keuangan, perbankan, LPS, pemerintahan, dan Bank Indonesia menjadi bagian dari profil Destry Damayanti yang kini tengah menjadi perhatian publik.









