radarbaru.com – Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan candaan yang mencuri perhatian usai membawa timnya memuncaki klasemen sementara Grup A Piala AFF 2026. Juru taktik asal Korea Selatan itu mengaku ingin “membuang” baju putih yang dikenakannya setelah hasil imbang melawan Singapura.

Ucapan tersebut disampaikan Kim Sang-sik setelah Vietnam tampil impresif dengan mengalahkan Timnas Indonesia 3-0 pada laga ketiga fase grup. Kemenangan itu membuat The Golden Star Warriors mengoleksi tujuh poin dan berada di puncak klasemen Grup A.

Performa Vietnam sepanjang fase grup terbilang sangat meyakinkan. Mereka mengawali turnamen dengan kemenangan telak 7-0 atas Timor Leste, kemudian bermain imbang tanpa gol melawan Singapura.

Pada pertandingan berikutnya, Vietnam kembali menunjukkan kualitasnya dengan menundukkan Indonesia 3-0, sekaligus memperbesar peluang lolos ke babak semifinal sebagai juara grup.

Dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, Vietnam kini berada di posisi teratas klasemen sementara Grup A.

Di balik hasil positif Vietnam, Kim Sang-sik justru mengundang tawa para wartawan lewat candaan mengenai pakaian yang dikenakannya selama mendampingi tim.

Menurutnya, setiap kali memakai polo shirt berwarna hitam, Vietnam selalu meraih kemenangan.

“Saat lawan Timor Leste dan Indonesia, saya pakai polo shirt warna hitam dan menang. Saat lawan Singapura, saya pakai baju warna putih,” ujar Kim Sang-sik.

Pelatih berusia 49 tahun itu kemudian melanjutkan candaan yang membuat suasana konferensi pers menjadi lebih santai.

“Nanti saya bilang ke istri saya untuk buang baju-baju putih,” katanya sambil tertawa.

Meski hanya gurauan, pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian para penggemar sepak bola Asia.

Terlepas dari candaan tersebut, Kim Sang-sik menegaskan anak asuhnya tidak boleh terlena dengan posisi saat ini.

Vietnam masih harus menjalani laga terakhir Grup A menghadapi Kamboja pada Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 20.00 WIB.

Meski lebih diunggulkan, sang pelatih meminta seluruh pemain tetap menjaga konsentrasi.

“Kami sedang dijagokan, tapi kami harus fokus. Selanjutnya kami akan main maksimal hadapi Kamboja,” tegasnya.

Sebagai juara bertahan Piala AFF, Vietnam kembali menunjukkan konsistensi permainan di bawah arahan Kim Sang-sik.

Lini depan tampil produktif, sementara pertahanan juga cukup solid dengan hanya kebobolan sedikit gol sepanjang fase grup.

Apabila mampu mengalahkan Kamboja pada laga terakhir, Vietnam hampir dipastikan melaju ke semifinal dengan status juara Grup A.

Performa impresif tersebut semakin mempertegas status Vietnam sebagai salah satu kandidat terkuat untuk kembali mengangkat trofi Piala AFF 2026.