Batam, radarbaru.com – Penguasaan bahasa asing kini tidak lagi menjadi satu-satunya kompetensi yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia kerja global. Memahami perkembangan teknologi digital seperti Artificial Intelligence (AI), Virtual Reality (VR), Financial Technology (Fintech), dan ekonomi digital menjadi bekal penting bagi generasi muda menghadapi transformasi industri.
Melihat perkembangan tersebut, PT VIBE Akademik Bahasa menghadirkan pengalaman belajar yang lebih komprehensif dengan mengikutsertakan para siswanya dalam program pelatihan teknologi di Guangxi, China. Program ini dirancang untuk mempertemukan pembelajaran bahasa Mandarin dengan pengalaman langsung di bidang teknologi, inovasi, dan industri masa depan.
Selama mengikuti program, peserta memperoleh kesempatan mempelajari berbagai teknologi yang saat ini menjadi penggerak transformasi digital di berbagai negara. Salah satu kegiatan utama adalah pengenalan Artificial Intelligence (AI), di mana peserta memahami konsep dasar kecerdasan buatan beserta penerapannya dalam pendidikan, bisnis, manufaktur, hingga pelayanan publik.
Selain AI, peserta juga mengikuti sesi Virtual Reality (VR) yang memperlihatkan bagaimana teknologi imersif dimanfaatkan dalam dunia pendidikan, pelatihan profesional, industri kreatif, dan simulasi digital. Melalui pengalaman tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi VR mulai mengubah cara manusia belajar dan bekerja.
Tidak hanya itu, para peserta juga mempelajari perkembangan Financial Technology (Fintech) melalui simulasi layanan keuangan digital, sistem pembayaran modern, serta pengenalan teknologi yang digunakan dalam industri keuangan. Pengalaman ini memberikan wawasan mengenai transformasi sektor finansial yang semakin mengandalkan teknologi sebagai fondasi utama.
Program juga memperkenalkan peserta pada perkembangan digital commerce melalui pelatihan e-commerce live streaming, sebuah model pemasaran digital yang berkembang pesat di China. Peserta belajar bagaimana proses perencanaan siaran langsung, penyusunan naskah promosi, teknik komunikasi kepada audiens, hingga praktik melakukan live streaming untuk memasarkan produk secara interaktif.
Sebagai pelengkap pembelajaran, peserta melakukan kunjungan ke berbagai perusahaan teknologi serta pusat inovasi yang menampilkan perkembangan industri digital di China. Melalui kunjungan tersebut, peserta dapat melihat bagaimana kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan teknologi mampu menghasilkan berbagai inovasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Mereka juga berkesempatan mengamati pemanfaatan AI, transformasi digital perusahaan, serta ekosistem inovasi yang berkembang di kawasan tersebut.
Direktur PT VIBE Akademik Bahasa, Fitri , mengatakan bahwa pembelajaran bahasa saat ini harus berjalan seiring dengan pemahaman terhadap teknologi.
“Kami ingin siswa tidak hanya mampu berbicara dalam bahasa Mandarin, tetapi juga memahami bagaimana teknologi digunakan dalam dunia kerja internasional. Ketika bahasa dipadukan dengan wawasan teknologi, lulusan akan memiliki daya saing yang jauh lebih tinggi di pasar global,” ujarnya.
Menurut Fitri, China menjadi salah satu negara yang tepat untuk mempelajari perkembangan teknologi karena memiliki ekosistem inovasi yang berkembang sangat pesat, mulai dari kecerdasan buatan, ekonomi digital, hingga industri berbasis teknologi.

Melalui pengalaman tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga membangun pola pikir yang lebih terbuka terhadap perubahan teknologi global. Mereka belajar bahwa kemampuan bahasa merupakan jembatan untuk mengakses ilmu pengetahuan, berkolaborasi lintas negara, dan memahami perkembangan industri secara langsung.
PT VIBE Akademik Bahasa berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Dengan menggabungkan penguasaan bahasa Mandarin, pengalaman internasional, dan pemahaman terhadap teknologi modern, VIBE berharap dapat mencetak generasi Indonesia yang siap menghadapi tantangan Revolusi Industri 5.0 serta mampu bersaing di tingkat global.
Melalui berbagai program internasional yang terus dikembangkan, PT VIBE Akademik Bahasa ingin menunjukkan bahwa belajar bahasa Mandarin bukan sekadar menguasai komunikasi, tetapi juga membuka akses menuju inovasi, teknologi, dan peluang karier di era digital.




