Radar Baru, Jakarta — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (HMPS PMI) 2026 sukses menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja yang bertempat di Aula Insan Cita pada Sabtu, 25 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam merumuskan arah gerak organisasi selama satu periode kepengurusan ke depan.
Rapat kerja diawali dengan kehadiran seluruh pengurus HMPS PMI 2026 yang menunjukkan antusiasme dan komitmen tinggi dalam menjalankan roda organisasi. Dengan mengusung tema “Satukan Visi, Perkuat Sinergi, Wujudkan Aksi Nyata yang Berarti”, kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan visi, memperkuat koordinasi, serta merancang program kerja yang inovatif dan berdampak.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Senat Mahasiswa FDIKOM, Muhammad Faiz Ahsan, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi dan konsistensi dalam menjalankan organisasi. Selain itu, hadir pula perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa FDIKOM, Kayfin Fathoni, yang memberikan dorongan kepada pengurus untuk terus berinovasi dan menjaga semangat kebersamaan.
Dalam sesi pemaparan, setiap departemen menekankan bahwa program kerja tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berorientasi pada pemberdayaan masyarakat yang berbasis nilai-nilai Islam. Fokus utama terletak pada pengembangan kapasitas mahasiswa dalam melakukan pendampingan masyarakat, pemetaan sosial, serta pemanfaatan teknologi digital untuk inovasi sosial. Hal ini sejalan dengan identitas keilmuan PMI yang menuntut mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang solutif di tengah dinamika sosial yang kompleks.
Ketua Umum HMPS PMI 2026, Dika Saputra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini merupakan momentum strategis untuk menyusun program kerja yang terarah dan solutif. Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai kolaborasi.
Rangkaian kegiatan rapat kerja diisi dengan pemaparan program kerja dari masing-masing departemen, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan evaluasi guna menyempurnakan rencana yang telah disusun. Proses ini diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang tidak hanya terstruktur, tetapi juga relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan masyarakat.
Selain membahas teknis program, Rapat Kerja ini juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai dasar organisasi. Penekanan pada aspek akhlaqul karimah dalam kepemimpinan menjadi poin penting yang dibahas, guna memastikan bahwa setiap aksi nyata yang dilakukan HMPS PMI tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip dakwah bil-hal. Sinergi yang dibangun diharapkan mampu melahirkan kader-kader pemberdaya yang memiliki kepekaan sosial tinggi sekaligus integritas spiritual yang kokoh.
Melalui kegiatan ini, HMPS PMI 2026 diharapkan mampu menjadi organisasi yang solid, progresif, serta memberikan kontribusi nyata sesuai dengan semangat Berdaya Bersama: Berinovasi untuk Dampak dan Aksi Nyata.




