Nama Niken Salindry belakangan semakin sering menjadi perbincangan publik, khususnya di kalangan pecinta musik dangdut dan campursari. Penyanyi muda asal Kediri, Jawa Timur, ini sukses mencuri perhatian berkat suara khas, aksi panggung enerjik, hingga pembawaannya yang sederhana dan rendah hati.

Meski usianya masih sangat muda, Niken Salindry sudah memiliki karier yang terbilang gemilang di dunia hiburan. Ia dikenal sebagai sinden cilik berbakat yang mulai tampil di atas panggung sejak usia empat tahun. Popularitasnya semakin melejit setelah beberapa video penampilannya viral di media sosial dan YouTube.

Tak heran jika banyak netizen penasaran dengan biodata dan agama Niken Salindry, termasuk perjalanan karier hingga kehidupan pribadinya. Berikut ulasan lengkapnya.

Biodata Niken Salindry

Nama lengkap Niken Salindry adalah Dimas Niken Salindry atau juga dikenal sebagai Dimas Niken Salindri. Ia lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 29 Juni 2008.

Berikut biodata lengkap Niken Salindry:

Nama lengkap: Dimas Niken Salindry
Nama panggung: Niken Salindry
Tempat lahir: Kediri, Jawa Timur
Tanggal lahir: 29 Juni 2008
Usia: 17 tahun
Agama: Islam
Profesi: Sinden, penyanyi dangdut
Orang tua: Ki Degleng Gondosupono dan Wiwin Arumita
Saudara: Khanisa Salindry
Pendidikan: SMP Negeri 6 Kediri
Instagram: @niken_salindry_reall
TikTok: @nikensalindryrealll

Foto Niken Salindry
Foto Niken Salindry. Sumber: IG/@niken_salindry_reall

Anak Dalang Ternama dari Kediri

Bakat seni Niken ternyata tidak muncul begitu saja. Ia lahir dari keluarga yang sangat dekat dengan dunia kesenian tradisional Jawa.

Ayahnya, Ki Degleng Gondosupono, dikenal sebagai dalang wayang kulit ternama di Kediri. Sementara sang ibu, Wiwin Arumita, berprofesi sebagai penata rias atau make up artist.

Lingkungan keluarga yang kental dengan budaya Jawa membuat Niken sudah akrab dengan dunia karawitan dan sinden sejak masih balita. Bahkan, ia disebut mulai belajar menyinden ketika usianya baru menginjak tiga tahun.

Tak hanya itu, Niken juga memiliki seorang adik perempuan bernama Khanisa Salindry. Kedekatan keduanya kerap terlihat dalam unggahan media sosial miliknya.

Mulai Manggung Sejak Usia 4 Tahun

Perjalanan karier Niken Salindry di dunia hiburan dimulai sangat dini. Saat usianya baru empat tahun, ia sudah dipercaya tampil sebagai sinden cilik dalam pertunjukan wayang kulit yang dipimpin sang ayah.

Penampilannya kala itu langsung menarik perhatian masyarakat sekitar Kediri. Suara merdunya dinilai berbeda dari anak-anak seusianya.

Seiring waktu, nama Niken mulai dikenal lebih luas di berbagai daerah di Jawa Timur. Ia kerap tampil di acara hajatan, pentas budaya, hingga pertunjukan musik campursari.

Kemampuan vokalnya juga terus berkembang karena ia rutin mengikuti latihan karawitan dan vokal sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Niken mengenyam pendidikan dasar di SDN Burengan 2 Kota Kediri. Di sekolah tersebut, ia aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni musik tradisional.

Viral Berkat Lagu Mangku Purel

Popularitas Niken Salindry meningkat drastis pada tahun 2023. Saat itu, video penampilannya membawakan lagu “Mangku Purel” versi campursari viral di media sosial dan YouTube.

Lagu yang sebelumnya dipopulerkan oleh Pakde Kabul dan Mukidi itu sukses dibawakan dengan gaya khas Niken yang enerjik namun tetap mempertahankan nuansa tradisional Jawa.

Video tersebut bahkan sempat masuk daftar trending YouTube dan ditonton jutaan kali. Dari situlah nama Niken semakin dikenal secara nasional.

Kesuksesan “Mangku Purel” membuat banyak penggemar mulai mengikuti perjalanan kariernya. Tidak sedikit pula yang menyebut Niken sebagai salah satu regenerasi terbaik penyanyi campursari dan dangdut Jawa masa kini.

Foto Niken Salindry saat Nyanyi
Niken Salindry saat Nyanyi. Sumber: IG/@niken_salindry_reall

Selain “Mangku Purel”, Niken Salindry juga telah membawakan berbagai lagu populer lainnya. Ia dikenal piawai menyanyikan lagu dangdut, campursari, hingga lagu-lagu tradisional Jawa.

Beberapa lagu yang turut melambungkan namanya antara lain “Berjuang Dewe” dan “Lakon”. Penampilannya yang penuh penghayatan membuat lagu-lagu tersebut mendapat respons positif dari pecinta musik Jawa.

Niken juga aktif tampil bersama grup musik Mayangkoro Original yang semakin memperluas jangkauan penggemarnya.

Di media sosial, hampir setiap video penampilannya selalu mendapatkan jutaan penonton dan komentar positif dari netizen.

Konsisten dan Sosok Rendah Hati

Di balik kesuksesannya, Niken ternyata memiliki disiplin tinggi dalam menjaga kualitas suara. Meski masih remaja, ia sangat menjaga pola makan dan gaya hidup.

Salah satu kebiasaan yang cukup menarik perhatian adalah konsistensinya menghindari makanan berminyak dan minuman dingin.

Niken diketahui tidak mengonsumsi gorengan maupun es demi menjaga pita suaranya tetap prima. Kebiasaan tersebut cukup sulit dilakukan oleh anak seusianya, namun ia tetap disiplin menjalaninya.

Selain menjaga makanan, Niken juga rutin berenang untuk melatih pernapasan. Olahraga tersebut dianggap sangat membantu dalam menunjang kemampuan vokalnya saat bernyanyi di atas panggung.

Tak hanya dikenal karena suara emasnya, Niken Salindry juga dicintai penggemar karena sikapnya yang sederhana dan rendah hati.

Salah satu momen yang sempat viral di media sosial adalah ketika Niken memborong dagangan penjual es teh dan es jeruk saat sedang manggung.

Ia membeli dagangan tersebut agar sang penjual bisa menikmati pertunjukannya tanpa harus terus berjualan.

Aksi spontan itu membuat banyak netizen tersentuh. Banyak yang menilai Niken tetap membumi meski namanya sudah terkenal di berbagai daerah.

Sikap rendah hati itulah yang membuat popularitasnya semakin meningkat dan mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat.

Inspirasi Generasi Muda

Kesuksesan Niken Salindry juga tidak lepas dari peran media sosial. Akun Instagram pribadinya, @niken_salindry_reall, kini telah memiliki jutaan pengikut.

Sementara di TikTok, video-video penampilannya juga sering masuk FYP dan mendapatkan jutaan views.

Melalui media sosial, Niken kerap membagikan aktivitas manggung, latihan vokal, hingga momen kebersamaan bersama keluarga dan penggemar.

Kedekatannya dengan fans membuat sosoknya semakin disukai, khususnya oleh generasi muda pecinta musik dangdut dan campursari.

Di usia yang masih sangat muda, Niken Salindry berhasil membuktikan bahwa kerja keras dan konsistensi bisa membawa seseorang meraih kesuksesan.

Ia menjadi contoh bahwa musik tradisional Jawa tetap bisa diterima generasi muda jika dikemas dengan baik dan dibawakan penuh ketulusan.

Kini, Niken tak hanya dikenal sebagai sinden cilik asal Kediri, tetapi juga sebagai salah satu penyanyi muda berbakat yang memiliki masa depan cerah di industri musik Indonesia.

Dengan bakat, kerja keras, serta kepribadian yang sederhana, Niken Salindry diprediksi akan terus bersinar dan menjadi salah satu ikon baru musik campursari Tanah Air.