TikTok menjadi salah satu platform media sosial yang paling diminati di Indonesia. Dengan jumlah pengguna aktif yang sangat besar, TikTok tidak hanya menjadi wadah hiburan, tetapi juga menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Salah satu fitur penting yang bisa dimanfaatkan oleh kreator dan brand adalah TikTok Trend Discovery.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menemukan tren terbaru yang sedang viral di platform. Tren tersebut bisa berupa lagu, hashtag, kreator, atau video yang sedang populer. Dengan memahami dan memanfaatkan tren, brand dapat memperluas jangkauan audiens, meningkatkan engagement, serta mendorong penjualan.

Apa Itu Tren TikTok?

Tren TikTok merujuk pada pola konten yang sedang populer dan digunakan secara luas oleh para kreator maupun pengguna. Beberapa contoh tren TikTok antara lain:

  • Prompt atau tantangan – seperti “ceritakan tanpa benar-benar menceritakan.”
  • Lagu atau sound – misalnya lagu Flowers milik Miley Cyrus yang sempat viral.
  • Tarian koreografi – seperti dance challenge diiringi lagu About Damn Time dari Lizzo.
  • Hashtag challenge – seperti #GlowUpChallenge atau #BelanjaHemat.

Di Indonesia, tren TikTok sering muncul dari isu budaya pop, musik K-pop, film, atau kebiasaan sehari-hari masyarakat. Contohnya, tren bohongan ngantor atau konten receh khas warganet lokal yang cepat viral.

Namun, tren TikTok bisa sangat cepat berganti. Apa yang viral hari ini mungkin sudah basi minggu depan. Oleh karena itu, pebisnis harus sigap menangkap tren terbaru agar kontennya tetap relevan dan menarik perhatian.

Mengapa Bisnis Perlu Ikut Tren TikTok?

Ada tiga alasan utama mengapa brand atau bisnis online sebaiknya mengikuti tren TikTok:

1. Menambah Jangkauan Audiens

Konten yang mengikuti tren lebih mudah muncul di For You Page (FYP). Misalnya, sebuah UMKM kuliner di Jakarta menggunakan hashtag challenge viral, maka peluang videonya menjangkau audiens baru akan meningkat drastis.

2. Membangun Koneksi Nyata dengan Konsumen

Menurut laporan TikTok Trend Report 2024, setelah melihat iklan di TikTok:

  1. 41% pengguna lebih percaya pada brand.
  2. 31% lebih mungkin menjadi pelanggan setia.
  3. 33% merasa brand tersebut sesuai dengan identitas mereka.

Dengan kata lain, tren TikTok bukan hanya hiburan, tapi juga sarana membangun trust.

3. Mengetahui Minat Audiens

Mengikuti tren membantu bisnis memahami apa yang sedang diperbincangkan audiens. Dari sini, brand bisa merancang strategi pemasaran yang lebih personal, sesuai dengan minat dan kebutuhan target pasar.

Apa Itu TikTok Trend Discovery?

TikTok Trend Discovery adalah alat yang dirancang untuk membantu pengguna menemukan tren terbaru di platform. Fitur ini memberikan data tentang tren yang sedang populer, termasuk lagu, hashtag, dan konten yang sedang viral. Dengan informasi ini, brand dan kreator dapat membuat konten yang lebih relevan dan menarik.

Strategi efektif dalam memanfaatkan TikTok Trend Discovery mencakup beberapa langkah:

  • Analisis tren yang sedang viral untuk memahami apa yang disukai audiens.
  • Konten yang sesuai dengan tren untuk meningkatkan visibilitas dan engagement.
  • Pemanfaatan hashtag dan sound yang sedang populer untuk memperluas jangkauan.

Dengan memahami dan mengoptimalkan penggunaan TikTok Trend Discovery, brand dan kreator dapat meningkatkan daya saing mereka di tengah persaingan yang semakin ketat di dunia digital.