Jakarta, radarbaru.com – Di tengah hiruk pikuk transformasi digital, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membuktikan bahwa keberlanjutan lingkungan adalah jantung dari inovasi mereka. Melalui program “Earth Mission – Mangrove Chapter”, ratusan karyawan Telkom menanggalkan seragam kantor sejenak dan turun langsung ke lumpur pesisir Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara. Inisiatif ini bukan sekadar seremoni penanaman pohon, melainkan implementasi nyata dari pilar Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi ekosistem Jakarta.
Bagi Telkom, mangrove adalah simbol ketangguhan. Sebagaimana akar mangrove yang kokoh menahan abrasi dan menyerap karbon lebih efektif dari hutan daratan, Telkom mengintegrasikan semangat BISA (Bravery, Integrity, Service Excellence, Agility) ke dalam aksi sosial ini. EVP Telkom Regional II, Edie Kurniawan, menegaskan bahwa keterlibatan aktif para karyawan dalam program Employee Voluntrip Day ini adalah bentuk “investasi” harapan bagi bumi. Di bawah terik matahari pesisir, kolaborasi antara Telkom Connect, Telkom Witel Jakarta Centrum, dan masyarakat lokal menciptakan harmoni yang melampaui target partisipasi, membuktikan bahwa kepedulian lingkungan telah menjadi napas bagi seluruh insan Telkom.
Lebih dari sekadar aksi konservasi, langkah ini menegaskan posisi Telkom sebagai korporasi yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekosistem bisnis, tetapi juga kelangsungan hidup ekosistem hayati. Sebagaimana disampaikan oleh Pembina Telkom Connect, Kuncoro Wastuwibowo, aksi kecil menyapa bumi ini adalah kunci kemenangan strategis perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara profit, manusia, dan alam. Dengan komitmen ini, Telkom Indonesia memastikan bahwa setiap langkah kemajuan teknologi yang mereka ambil akan selalu meninggalkan jejak hijau bagi generasi mendatang.


