Surabaya, radarbaru.com – Tradisi throwing hand bouquet masih menjadi salah satu momen yang sering dijumpai dalam rangkaian acara pernikahan modern. Tradisi ini dilakukan dengan melempar buket bunga oleh pengantin wanita ke arah para tamu yang belum menikah. Meski berasal dari budaya Barat, throwing hand bouquet tetap populer dan sering diadaptasi dalam pernikahan di Indonesia.

Pengalaman tersebut dialami oleh Devisha, mahasiswi semester 5 Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UPN Veteran Jawa Timur angkatan 2023, yang tengah menjalani program magang di sebuah wedding organizer di Surabaya. Selama magang, Devisha berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung pelaksanaan tradisi throwing hand bouquet dalam beberapa acara pernikahan.

Menurut pengamatannya, throwing hand bouquet menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh para tamu. Selain menghadirkan suasana yang meriah, tradisi ini juga menjadi bentuk hiburan yang mempererat kebersamaan antara pengantin dan para sahabatnya. Makna tradisi ini pun kini lebih dimaknai sebagai simbol harapan dan doa, bukan sekadar kepercayaan semata.

Dalam pernikahan modern, pelaksanaan throwing hand bouquet telah mengalami berbagai penyesuaian. Wedding organizer mengemas tradisi ini dengan konsep yang lebih kreatif, seperti penggunaan musik ceria, pengaturan waktu khusus dalam rundown acara, hingga penggunaan buket khusus yang berbeda dari buket utama pengantin agar tetap rapi dan terjaga.

Peran wedding organizer sangat penting dalam memastikan tradisi ini berjalan dengan lancar. Tim wedding organizer bertugas mengoordinasikan pengantin, tamu, serta tim pendukung seperti dokumentasi dan pengisi acara. Selama magang, Devisha turut membantu dalam persiapan teknis dan belajar memahami alur kerja di lapangan.

Keunikan Tradisi Throwing Hand Bouquet dalam Pernikahan Modern melalui Pengalaman Magang Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur
Sesi foto bersama di sela-sela kegiatan magang bersama dosen pembimbing. (Foto: Dok/Ist).

Melalui pengalaman magang tersebut, Devisha mendapatkan pemahaman baru mengenai dunia kerja di bidang wedding organizer. Tradisi throwing hand bouquet yang terlihat sederhana ternyata membutuhkan perencanaan dan koordinasi yang matang agar acara berjalan tertib dan berkesan.

Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi Devisha, tidak hanya dalam hal manajemen acara, tetapi juga dalam memahami bagaimana tradisi pernikahan dapat terus dikemas secara modern tanpa menghilangkan makna kebahagiaan yang ingin disampaikan oleh pengantin.

Dalam pelaksanaan kegiatan magang ini Bapak Dr. Drs. Sugito, M.M. berperan sebagai dosen pembimbing yang memberikan arahan dan pendampingan akademik dalam pelaksanaan serta penyusunan kajian mengenai Keunikan Tradisi Throwing Hand Bouquet dalam Pernikahan Modern melalui Pengalaman Magang Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur. Melalui bimbingannya, beliau membantu mahasiswa dalam memahami konteks tradisi pernikahan modern, mengarahkan proses implementasi selama magang, serta memastikan hasil luaran magang disusun secara sistematis, objektif, dan sesuai dengan kaidah akademik yang berlaku.

Penulis: Devisha Albania, Sugito