Radar Baru, Maluku Utara – Dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Ibu yang ke-79, Dharma Yukti Karini (DYK) Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan serangkaian lomba seni yang dipusatkan di Aula Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Maluku Utara, Rabu (10/12/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh anggota DYK dari lingkungan Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara ini menampilkan berbagai kompetisi, antara lain Fashion Show, Baca Puisi, Menyanyi Solo, dan Merias Make Up.

Acara ini bukan sekadar ajang kreativitas, tetapi juga momentum untuk merefleksikan peran besar para ibu sebagai pendamping suami yang bertugas di wilayah hukum Maluku Utara. Dalam sambutannya, Wakil Ketua DYK Provinsi Maluku Utara, Dra. Hj. Sarbiati Sirajuddin, S.H., M.H., menegaskan bahwa peran dan tanggung jawab ibu DYK jauh melampaui fungsi pelengkap. Mereka adalah mitra sejajar suami dalam menjalankan tugas dan pengabdian sebagai penegak hukum.

“Kami menyadari betapa besar pengorbanan dan perjuangan Ibu dalam menghadapi tantangan sosio-kultural serta kondisi alam Maluku Utara, demi mendampingi suami bertugas di wilayah ini dengan segala keterbatasan fasilitas yang ada. Namun, berkat ketangguhan mental, para Ibu mampu menguatkan suami untuk tetap menjalankan tugas dengan baik,” ujar Sarbiati

Sarbiati juga menyoroti tanggung jawab ganda yang diemban, yakni dalam peran domestik sebagai pendamping suami dan penanggung jawab tumbuh kembang anak, serta peran organisasi di DYK.

“Semoga tugas dan pengabdian semua Ibu untuk mendampingi suami tidak pernah luntur apalagi surut, meski dihadapkan pada kondisi dan situasi yang serba terbatas, untuk itu kami berharap agar para ibu dapat menjadi “benteng keluarga yang kokoh dan sabar” dalam mendampingi suami menjalankan tugas mulia di bidang peradilan.” harapnya.

Dengan mengangkat tema “Perempuan Bangkit dan Berkarya, Indonesia Maju”. Dalam peringatan hari ibu tahun ini, Sarbiati juga menekankan bahwa kontribusi dan peran ibu-ibu sebagai mitra sejajar sangat vital dalam menjaga martabat dan keluhuran Badan Peradilan Indonesia di tengah perkembangan zaman.

“Kaum ibu merupakan penyangga utama dalam peran domestik, yang diharapkan dapat membawa pengaruh positif dan memperkuat tanggung jawab suami sebagai penegak hukum dan keadilan,” jelas istri wakil ketua PTA Malut ini.

Kegiatan lomba seni ini berjalan meriah dan penuh semangat kebersamaan. Melalui event ini, DYK Maluku Utara tidak hanya merayakan hari istimewa bagi para ibu, tetapi juga memperkuat komitmen dan solidaritas antaranggota dalam mendukung kinerja peradilan di wilayah Maluku Utara.