TikTok telah menjadi salah satu platform media sosial yang paling populer di Indonesia. Dengan lebih dari 1,5 miliar pengguna aktif bulanan, aplikasi ini tidak hanya menjadi tempat hiburan tetapi juga menjadi sarana bisnis yang efektif. Banyak brand lokal maupun UMKM berhasil meningkatkan penjualan hanya dengan konten TikTok yang kreatif. Namun, pertanyaan utamanya adalah: apa jenis konten yang disukai oleh pelanggan?

Berikut ini adalah beberapa ide konten TikTok terbaik di 2025 yang bisa Anda gunakan untuk membangun komunitas, meningkatkan engagement, dan mendorong penjualan.

Konten yang Menunjukkan Sisi Manusia dari Brand

Pengguna TikTok cenderung menyukai sisi manusiawi dari sebuah brand. Tunjukkan siapa orang di balik bisnis Anda. Misalnya, pemilik usaha bisa berbagi cerita singkat tentang perjalanan merintis bisnis atau membagikan aktivitas sehari-hari di balik layar.

Contoh: Pemilik brand sabun handmade di Bandung membagikan momen haru saat produk pertamanya laris di pasar online.

Konten Trending dan Topikal

Tren di TikTok datang dan pergi dengan cepat. Manfaatkan lagu viral, hashtag populer, atau event musiman untuk membuat konten yang relevan.

Tips: Gunakan fitur Trend Discovery TikTok untuk melihat tren terkini. Pastikan tren tersebut sesuai dengan audiens dan produk Anda.

Video yang Memperlihatkan Proses Kreatif

Video yang memperlihatkan proses pembuatan produk sering kali menarik jutaan views. Orang suka melihat detail bagaimana produk dibuat, dikemas, atau didesain.

Contoh: UMKM kerajinan batik bisa membuat video proses pewarnaan kain dengan teknik tradisional.

Video Inspirasi

Selain produk, bagikan juga konten yang sesuai dengan visi dan nilai brand. Konten inspirasi dapat berupa kutipan motivasi, gaya hidup sehat, atau tips ramah lingkungan.

Contoh: Brand minuman sehat bisa membuat video tentang pentingnya menjaga hidrasi dengan backsound musik inspiratif.

Sneak Peek (Teaser Produk Baru)

Berikan bocoran produk atau koleksi terbaru. Hal ini akan menciptakan rasa penasaran dan membuat audiens menunggu peluncuran produk Anda.

Contoh: Brand fashion lokal menampilkan cuplikan koleksi jilbab edisi Lebaran sebelum resmi dirilis.

Video Q&A (Tanya Jawab)

Manfaatkan fitur Q&A TikTok untuk menjawab pertanyaan konsumen. Format ini memperlihatkan bahwa Anda peduli terhadap audiens dan terbuka terhadap interaksi.

Tips: Buat playlist khusus Q&A agar pelanggan bisa menonton ulang jawaban Anda kapan saja.

Tips Lain untuk Meningkatkan Engagement di TikTok

Selain ide-ide di atas, ada beberapa strategi tambahan yang bisa diterapkan:

  • Gunakan algoritma TikTok secara efektif dengan memastikan konten sesuai dengan target audiens.
  • Fokus pada monetisasi TikTok dengan memanfaatkan berbagai fitur seperti live streaming dan kolaborasi.
  • Pastikan durasi video sesuai dengan rekomendasi agar engagement tinggi.
  • Jangan lupa untuk mengikuti tren dan memperbarui konten secara berkala.

Dengan kombinasi ide konten yang kreatif dan strategi yang tepat, brand dan UMKM bisa memaksimalkan potensi TikTok sebagai alat pemasaran digital yang efektif.